Join for FREE | Take the Tour Lost Password?
[x]

deviantART

 

orang iklan oh orang iklan....

Sun Dec 2, 2007, 6:52 PM
"Apa sih impian lo?"
Impian jangka panjang: gue pengen masuk surga.
Kalo impian jangka pendek : gue pengen jadi orang iklan hebat kayak Roy Wisnu!
________________________________________ _________________

Itu jawaban yang saya tulis di bulletin board, kira-kira 4 tahun yang lalu pas frenster lagi booming-boomingnya, ketika saya masih muda (ceileh masih mudaaaa…hehehe), masih jadi mahasiswa yang punya idealisme pribadi setinggi langit :)

Pengen jadi kayak Roy Wisnu. Kenapa Roy Wisnu? Soalnya cuma itu satu-satunya tokoh periklanan yang saya tau. Hahaha! Saat itu saya belum kenal Glenn Marsalim, Budiman Hakim, Ariyanto Zainal, apalagi John Merrifield atau Suthisak Sucharrinonta (idih, emangnya sekarang udah kenalan? Hehehe)

Waktu itu ngisi bulletin board nya tepat setelah nonton acara Citra Pariwara, dimana bebek imut-imut dengan topeng kantong kertas bikinan Roy Wisnu dan kawan-kawannya (kawan-kawannya yang pake kostum seragam anak SD gak disebutin namanya makanya saya cuma tau Roy Wisnu…hehehe) berhasil menyabet Best of the best.

Tahun-tahun berikutnya, saya berusaha menekuni dunia iklan lebih dalam. Memohon-mohon pada paman saya yang kebetulan orang iklan juga untuk ikut photosession dan syuting iklan. Nyari-nyari segala rupa buku-buku periklanan. Begadang bikin portfolio dan ngirim lamaran magang ke agency-agency adpertensi. Bela-belain masuk kuliah hari Sabtu demi ikut kelas dengan pengajar para praktisi periklanan. Dan kalo ada tugas yang dapet nilai bagus atau dapat pujian dari mereka, bangganya bukan maen. Semuanya demi satu tujuan: jadi orang iklan.

Tuhan emang sayang sama saya. Setelah hampir putus asa karena gak dapet-dapet tempat magang, tiba-tiba ditelpon sama HRD nya MACS909. Horeeee! Senengnya bukan main. Lebih bangga lagi, karena setelah selesai magang langsung ditawarin kerja disana. Langsung hydrocephalus deh (baca :gede kepala) Sementara teman-teman lain sesama fresh graduate masih pusing tujuh keliling menyusun CV dan portfolio, saya sudah mulai bekerja di salah satu agency lokal yang cukup “happening” di Jakarta. Impian untuk jadi orang iklan semakin dekat.

Gak terasa sekarang udah 2 tahun saya nyemplung di agency. Emang kenyataannya “agak” berbeda dari bayangan saya pas kuliah dulu. Gak seasyik dan gak semudah yang saya bayangkan. Tapi apa sih yang gampang kalo mau sukses? Pelan-pelan saya mulai terbiasa dengan kehidupan agency. Buka archive dan ads of the world hampir tiap hari. Ikut seminar-seminar award winning ads. Bikin initiative ads dengan tren eksekusi terbaru di kalangan orang iklan. Komplen sana-sini kalo idenya ditolak klien ato gak menang award.

First idea. Ide eksekusi. Visual driven. Insights, crafting, dan lain-lain. Tanpa sadar saya mulai gape menggunakan istilah-istilah dunia periklanan dalam percakapan sehari-hari. Gak peduli orang lain ngerti apa enggak, pokoknya berasa keren kalo bisa masukin istilah-istilah itu kalo lagi ngomong sama orang lain.

(Secara orang iklan gitu looooh)

Sampai kemarin saya melihat entry-entry untuk BG awards Citra Pariwara tahun ini.

PLAK! Rasanya kayak ditampar.

Ide-idenya lucu-lucu. Liar. Seger. Padahal menurut saya briefnya membosankan. Tapi ngeliat karya-karya mereka, saya jadi mikir, kok bisa ya dibuat lucu-lucu kayak gini? Sementara 2 tahun berturut-turut saya gagal jadi finalis daun muda. Padaha pas brainstorming, saya dan partner saling ngebantai berhari-hari, kurang “anjing” lah, kurang “dalem” lah, kurang “award winning” lah, “first idea” banget lah, kurang ina inu ina inu… ribet! Tapi setelah liat karya-karya BG awards, rasanya entry daun muda kita.jadi gak ada apa-apanya

Maluuuu banget… sumpah.

Saya punya satu orang yang paling saya sayangi dan kagumi. Beberapa minggu yang lalu pas saya ngasih liat entry daun muda saya dan partner saya ke dia, dia cuma bilang ok. “Ok sih, tapi kurang fresh ya…kurang daun muda. Kayaknya kamu udah jadi orang iklan beneran deh…”

Deg. Tertohok banget.

Di mulut saya cuma bilang “ Iya ya? Masa sih?”
Padahal dalam hati saya gak pengen mengakui kalo itu benar.

Tiba-tiba rasanya pengen balik ke jaman masih jadi mahasiswa yang gak tau apa-apa.

Pertama kalinya dalam hidup saya, saya sedih jadi orang iklan.
(Udah gitu boro-boro orang iklan yang sukses kayak Roy Wisnu…hehehehehehe)

  • Listening to: keane-walnut tree
  • Reading: my friend's journal

Devious Comments

love 0 0 joy 0 0 wow 0 0 mad 0 0 sad 0 0 fear 0 0 neutral 0 0
:iconekimailbox:
si mbak ini kayak yg butuh tantangan baru, eheuheuh ^ ^

--
Ke ~BANDUNGS yuk?
:iconkilledbykryptonite:
Ow..
so that's how it's gonna be.. i just got into that world of yours..:D
:iconaancool:
tanda tanda menua tuh... hahahaha

--
:: AancooL :: [link]
:iconce-i:
lo dimana sekarang Lix? :D

--
- cecil & cecil (dumb and dumber :bonk:) -
:iconce-i:
yoi nih...mo beli olay anti aging ah...(hubungannyaaaa?) hehehehe

--
- cecil & cecil (dumb and dumber :bonk:) -
:iconce-i:
;p

--
- cecil & cecil (dumb and dumber :bonk:) -
:iconce-i:
:highfive:

--
- cecil & cecil (dumb and dumber :bonk:) -
:icongenjek:
jangan matok...nggak mungkin...believe yourself...aku kemaren malah ngramal cecil bakal lolos dengan kodok gaya bebasnya itu...hehehe lucu banget sumpah...

--
-genjek-
the dumb rashtavarian
:icongoenz:
keeep trying...hehe
pernah interest ke adver..tp memutuskan untuk tidak..not my world i guess..haha...

--
hav a nice day!

Journal History

Site Map